Dua hari lalu, sy dan dua orang teman bercengkrama di salah satu tmpat makan di dekat kampus kami...
setelah selesai makan, teman saya Maikel (bukan nama sebenarnya), bercerita bagaimana ia begitu sial dalam 3 hari terakhir, justru tepat disaat banyak orang menikmati indahnya libur yang sangat panjang (very long weekend),
hari pertama...dengan latar belakang ia menyukai seorang gadis di kampus kami, tapi ia juga tau kalau gadis ini sudah punya kekasih, sehingga ia bilang bahwa "ngga ah, gw gentlemen, ga akan ganggu rumah tangga orang..." ... hehehe...tapi berkat dorongan dan 'sepet'-an dari tmn2 sekitar, akhirnya di hari ini, malam, ia menyatakan (ingat, hanya menyatakan, tanpa mengharapkan imbalan) meskipun gadis ini sudah memiliki pasangan, dan seperti yang kita semua tau, gadis itu berterima kasih, dan mengatakan klo dia udah ada yg punya...
hehehehe....kita boleh tepuk tangan dulu sampe disini <> buat Maikel tmn saya ini, dia berani krna dia hanya menyatakan, bahwa dia hanya ingin gadis itu tau, tanpa menginginkan gadis itu jadi kekasih, salute...karna hidup hanya sekali, dan kita tdk prnah tau apa yg akan terjadi...mengganggu rumah tangga orang, sudah tentu...tapi setidaknya Maikel tidak membawa mati rahasia ini...
dan akhirnya Maikel merasakan perihnya patah hati, meski sebenernya dia udah tau, ini 101% bakal penolakan, tapi dia ga nyangka bakal sesakit ini... there goes the first bad day..
hari kedua...di kampus kami, kegiatan hari itu penuh dari pagi hingga sore (dengan kondisi Maikel yang masih patah hati) tentu amat melelahkan...ditambah kekecewaannya atas tidak teraturnya jadwal hari itu (sangat padat, tapi tidak teratur)...menambah berat beban di kepala tman sy ini...dan akhirnya beberapa pekerjaan tidak selesai sebagaimana mestinya...there goes the bad day number 2...
hari ketiga...ini hari libur, tapi tmn sy ini malah bingung, ia tidak tau harus ngapain, perasaan masih campur aduk (antara senang bhw hari ini libur, dan sedih hari ini libur) akhirnya dia memutuskan untuk keluar rumah...ia mau ngembaliin cd yang dia beli, karena ga bisa diputer...dan akhirnya...tempat itu tutup...kecewa, ia bmaksud ke tempat lainnya, dan apa dikata, dalam kondisi banyak pikiran, motor yg ia bawa berkecepatan tinggi, belok bak Valentino Rossi...dan BRAK...jatuh pun bak Valentino Rossi terseret ketika bagian bawah body motor membentur aspal, dan ia terseret bak pembalap membelok terlalu tajam (hehehhee..)....
untung...ia ga kenapa2 (tapi bbrp hari blakangan baru terasa memar2 hahahahah) ...akhirnya beliau terduduk di jalan raya (hebatnya orang ini, dia TERSENYUM) dalam hati dia bilang katanya "akhirnya gw jatoh juga...", ditolong oleh beberapa orang, akhirnya dia pulang, well what a three days...
tabah ya Maik...heheheh..
Morale : dalam hidup, kita ga slalu ada diatas, terkadang kita perlu mengalami kesulitan, untuk merasakan indahnya keberuntungan, kita perlu merasakan sakit, untuk bisa merasakan nikmat...dan saat berada di titik terbawah dalam hidup...ingat untuk menarik diri sebentar, bicaralah dengan Sang Pencipta lewat doa, lalu jangan lupa...BANGKIT lagi...inilah yang membedakan orang sukses dan orang gagal...orang gagal...lupa untuk bangkit lagi setelah jatuh di titik terbawah...itu sebabnya ia terus berada dibawah....jadi... :) God Bless U all..ingat...Tuhan tidak pernah memberikan cobaan lebih dari yang kita sanggupi, kalau dirasa sangat berat...serahkan saja kembali pada-Nya...Ia pasti membantu kita...
Minggu, Agustus 26, 2007
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar